BREAKING

Tak Terhalang Anggaran Terbatas, Warga Balai Baiak Malai III Koto Gotong Royong Perbaiki Jalan

Beberapa orang berkelompok memegang alat pertanian
Warga Nagari Balai Baiak Malai III Koto bersama Mahasiswa KKN siap berfoto bersama di sela-sela kerja bakti perbaikan jalan

Sanusantara, Padang Pariaman - Keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah tidak menyurutkan semangat masyarakat Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, untuk terus membangun daerahnya.

Melalui semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang masih terjaga kuat, warga bersama berbagai unsur masyarakat turun langsung memperbaiki sekaligus membersihkan jalan penghubung antar-korong pada Minggu (7/6) kemarin.

Menurut pantauan Sanusantara (sa-nusantara.com), kegiatan yang berlangsung di Korong Bukik Kabun tersebut melibatkan Organisasi Pemuda Korong Bukik Kabun (IPBK), masyarakat setempat, Pemerintah Nagari Balai Baiak Malai III Koto.

Tak hanya itu, mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 94 Universitas Islam Negeri Syekh Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026 juga ikut tergabung. Terlihat jelas situasi saat itu, seluruh pihak bergandengan tangan demi meningkatkan kualitas akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.

Meski kondisi anggaran pembangunan masih terbatas, Pemerintah Nagari bersama tokoh masyarakat memilih mengedepankan solusi yang selaras dengan nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, semangat gotong royong kembali dihidupkan sebagai kekuatan utama dalam menutupi kekurangan pendanaan sekaligus mempercepat pembangunan yang dibutuhkan warga.

Menurut bocoran informasi yang Sanusantara terima, perbaikan difokuskan pada jalan penghubung Korong Bukik Kabun dan Korong Bukik Aru. Jalur tersebut pasalnya, memiliki peran penting karena menjadi akses utama bagi aktivitas pertanian masyarakat.

Jalan tersebut juga digunakan setiap hari oleh para pelajar yang menempuh pendidikan di SDN 20 hingga SMPN 2 IV Koto Aur Malintang, serta menjadi jalur utama berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan perbaikan yang dilakukan, masyarakat berharap mobilitas dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar.

Berkenan dengan gotong royong yang dimaksud, Ketua Pemuda Korong Bukik Kabun, Jamaluddin mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Kami berharap dengan diperbaikinya jalan ini, aktivitas warga menjadi lebih mudah dan lancar. Namun yang lebih penting, semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya kita dalam membangun nagari," ujar Jamaluddin di lokasi kegiatan, Senin (8/7/2026).

Sementara itu, Plt Walinagari Balai Baiak Malai III Koto, Lukman, A.Md., memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat serta dukungan yang diberikan oleh mahasiswa KKN.

Diamenilai, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila seluruh elemen bersatu dan mengambil peran.

"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan menjadi urusan dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,"

"Kehadiran mahasiswa KKN memberikan nilai tambah yang sangat berharga dan memperkuat semangat kita bersama untuk membangun desa yang lebih baik," ungkap Lukman.

Di sisi lain, Wali Korong Bukik Kabun, Aidil Putra, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyumbangkan tenaga dan waktunya demi kepentingan bersama.

Tak banyak kata, beliau hanya berharap tradisi gotong royong yang telah berlangsung tersebut dapat terus dipertahankan pada masa mendatang.

"Terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada seluruh warga, unsur masyarakat, serta mahasiswa KKN UIN Bukittinggi yang telah bahu-membahu. Besar harapan kami agar program gotong royong seperti ini dapat terus berkelanjutan demi kenyamanan kita semua," harap Aidil.

Dukungan serupa juga disampaikan Koordinator Kelompok KKN Angkatan 94 UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi, M. Syaleh.

Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang memberikan pemahaman langsung mengenai nilai kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat Minangkabau.

"Kami sangat senang dapat bergotong royong bersama masyarakat di sini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa perbaikan jalan yang lebih baik, tetapi juga menjadi sarana belajar berharga bagi kami untuk memahami dan merasakan langsung nilai-nilai luhur kebersamaan dan kekeluargaan yang begitu kuat dimiliki masyarakat Minangkabau," tutur M. Syaleh.

Pantauan Sanusantara, sepanjang kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban, kekompakan, dan semangat kebersamaan tampak mewarnai setiap proses pekerjaan.

Melalui hasil kerja bersama tersebut, masyarakat berharap akses transportasi semakin baik, perekonomian warga meningkat, serta semangat gotong royong yang menjadi identitas nagari dapat terus menjadi contoh positif bagi daerah-daerah lain di sekitarnya.* (Afril) #Gotong_Royong_Warga #Perbaikan_Jalan_Nagari #KKN_UIN_Bukittinggi #Balai_Baiak_Malai_III_Koto

Posting Komentar