Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan

Wali Nagari Induk Salman Hardani percepat status Kampung Dadok, rehab kantor berjalan, galang dana lewat badoncek dan baralek gadang


Wali Nagari Induk Kuranji Hulu, Salman Hardani di Kantor Nagari Persiapan Kampung Dadok (doc. Jeki Pimpred)

Sanusantara, Padang Pariaman – Wali Nagari Induk Kuranji Hulu, Salman Hardani, ST NL.P Dt Rajo Harimau, terus berupaya mendorong percepatan agar Nagari Persiapan Kampung Dadok segera berstatus nagari definitif. Hal ini disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di kantornya, Rabu (29/7/2026). Sejumlah langkah konkret pun telah disusun, mulai dari pembentukan panitia pembangunan kantor hingga panitia pelaksanaan Alek Nagari yang direncanakan digelar pada 4–5 September 2026 mendatang.

 

“Kita berharap partisipasi masyarakat baik yang berada di ranah maupun yang merantau, ikut berswadaya melalui tradisi badoncek agar pembangunan kantor nagari Kampung Dadok menjadi lebih layak, sehingga pelayanan kepada masyarakat nantinya dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

 

Secara administrasi berdasarkan Perbup Padang Pariaman Nomor 29 Tahun 2025 Nagari Persiapan Kampung Dadok memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.545 jiwa yang tercatat dalam 1.436 Kepala Keluarga. Salman juga menambahkan, dari 15 nagari persiapan yang ada, Kampung Dadok menjadi yang pertama menyerahkan laporan kinerja semester pertama kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Padang Pariaman.

 

Terkait gedung kantor, setelah bermusyawarah dengan seluruh tokoh dan elemen masyarakat baik di ranah maupun rantau, disepakati untuk menggunakan bekas kantor desa lama sebagai kantor nagari persiapan. Namun bangunan ini memerlukan perbaikan menyeluruh atau rehabilitasi berat.

 

Hingga saat ini, melalui penggalangan dana lewat grup WhatsApp dan partisipasi masyarakat, sudah terkumpul sumbangan sekitar Rp75 juta. Dana tersebut sudah digunakan untuk mengganti atap, memperbaiki kuda-kuda bangunan, pemasangan plafon baru, perbaikan fasilitas WC, hingga pelapisan dinding dan pengecatan ulang.

 

Mengingat kebutuhan masih belum terpenuhi sepenuhnya, pihaknya merencanakan kegiatan Baralek Gadang atau pesta rakyat untuk menambah dana pembangunan. Selain itu, Nagari Induk juga menyalurkan bantuan dana sekitar Rp57 juta yang dialokasikan untuk pengadaan peralatan kantor seperti komputer, tiang bendera, papan nama, perlengkapan tulis, pemasangan instalasi listrik dan air, serta meja kerja.

 

“Perlu ditegaskan bahwa dana swadaya masyarakat digunakan untuk pembangunan fisik, sedangkan kebutuhan peralatan operasional dibantu menggunakan alokasi dana dari Nagari Induk,” jelas Salman.*(Jeki Pimpred)


Editor : Afril

 

#Kampung_Dadok #Nagari_Definitif #Pemekaran_Nagari #Swadaya_Masyarakat #Padang_Pariaman #Pembangunan_Daerah





Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan
  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan
  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan
  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan
  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan
  • Wali Nagari Induk Dorong Kampung Dadok Segera Jadi Nagari Definitif, Rehab Kantor Mulai Dikerjakan

Posting Komentar

Iklan