Sandur Hasanah 2026 Sukses Digelar, Trésnah Madura Salurkan Rp18 Juta Lebih ke Anak Yatim
![]() |
| Foto bersama anggota Trésnah pasca kegiatan Sandur Hasanah |
Sanusantara, Bangkalan - Malam itu, anggota yang tergabung ke Trétan Éstoh Lana Saomorah (Trésnah) maju satu persatu mengerakkan tangan lenturnya selaras dengan musik gamelan Madura. Kemudian sebelum turun mereka menuju ke pusat pengumpulan uang untuk membagikan sebagian rezekinya. Peristiwa tersebut terjadi dengan khidmat.
Pasalnya gelaran sosial yang diadakan oleh Trésnah ini bertajuk Sandur Hasanah 2026, dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram. Inti dari kegiatan itu, agar bisa berbagi kepada anak yatim.
Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga upaya mengenalkan warisan budaya Madura, yakni Pertunjukan Sandur. Hal itu sesuai dengan deskripsi keterangan unggan video kegiatan Sandur Hasanah 2026 di instagram @tresna.mdr
Dalam keterangan itu dijelaskan, bahwa kegiatan tersebut dikemas dengan konsep Kebudayaan Sandur Madura. Selain itu, juga mengajak Keluarga Besar Trésnah untuk memuliakan bulan Muharram melalui berbagi kegiatan yang bernilai positif.
"Bulan Muharram di tahun ini, keluarga Besar Trésnah mengadakan santunan anak yatim yang dikemas dengan konsep salah satu kebudayaan Madura yaitu Sandur. Sementara tujuan diadakan acara ini bukan hanya perayaan, tetapi selain mengenalkan kebudayaan, kami mengajak semua yang tergabung dalam keluarga Trésnah untuk sama-sama memuliakan bulan yang mulia ini dengan kegiatan positif," begitulah teks deskripsi yang ditampilkan di video tersebut.
Sesuai informasi yang sampai ke Sanusantara, terdapat kurang lebih 50 Komunitas yang tergabung ke acara Sandur Hasanah. Puluhan komunitas itu dari grup kesenian, komunitas Motor, media partner, band atau musisi, hingga pemilik caffe se Kabupaten Bangkalan.
![]() |
| Salah satu Blatér Bangkalan sedang Atandhãng di acara Sandur Hasanah 2026 |
Salah seorang anggota Trésnah, Didit bkl mengatakan, penggalangan dana dilakukan pada tanggal 4 Juli 2026 lalu, dengan total dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp18.395.000.
"Alhamdulillah, atas seizin Gusti Allah, belasan juta terkumpul dalam satu malam," tutur Didit, Kamis (9/7/2026).
Ditanya soal Budaya Sandur, Didit mengatakan, termasuk pertunjukan teater tradisional Madura yang memadukan unsur tari, musik, dan nyanyian atau kéjung khas Madura.
"Kurang lebih seperti itulah," singkatnya.
Namun soal dana belasan juta itu, kata Didit lebih lanjut mempertegas, semuanya disalurkan kepada anak yatim. Penyaluran dilakukan pasca Sandur hasana kepada 25 anak yatim.
"Dana hasil donasi 100 persen kami salurkan kepada anak yatim. Penyaluran dilakukan sehari setelah kegiatan Sandur," tegasnya.
Ditanya mekanisme penyaluran, Didit menuturkan, melibatkan para relawan yang tergabung dalam keluarga Trésnah.
"Kalau penyaluran, kami melibatkan relawan yang tergabung dalam Grup Tresnah untuk menyampaikan hasil donasi ke anak yatim di lingkungan mereka," pungkasnya.
Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi pemantik bagi semua orang agar bersosial, dan melestarikan kebudayaan yang ada di daerah masing-masing.* (Aji) #Sandur_Hasanah_2026 #Bangkalan_Madura #Kasokan


Posting Komentar