Tanggapi Isu Viral di Medsos, Wali Nagari Kuranji Hulu Lakukan Klarifikasi: Tidak Ada Pemberhentian Anggota PKK oleh Bamus
![]() |
| Salman Hardani, ST., Dt. Rajo Harimau, Wali Nagari Kuranji Hulu Klarifikasi Isu Viral Di medsos |
Sanusantara, Padang Pariaman — Kebersamaan dan kekompakan TP PKK Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, menjadi modal utama dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Berbagai kegiatan gotong royong serta keikutsertaan dalam perlombaan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga Provinsi Sumatera Barat telah menghasilkan banyak penghargaan. Namun, belakangan ini muncul kesalahpahaman internal yang kemudian memicu unggahan di media sosial dan menyebar luas di masyarakat.
Kegiatan TP PKK Nagari Kuranji Hulu sendiri selama ini berjalan sangat aktif dan lancar, serta turut berperan besar mendukung berbagai program pemerintah nagari. Berkat kebersamaan yang terjalin, mereka telah meraih banyak prestasi di berbagai ajang perlombaan. Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, Wali Nagari Kuranji Hulu, Salman Hardani, ST., Dt. Rajo Harimau, mengajak seluruh anggota TP PKK untuk melakukan kunjungan wisata ke luar daerah dengan biaya iuran swadaya, guna mempererat persaudaraan sekaligus menjadikan daerah lain sebagai bahan perbandingan kemajuan nagari mereka.
Namun, dalam proses perencanaan tersebut muncul kesalahpahaman terkait pengelolaan anggaran yang dibahas dalam grup komunikasi anggota. Hal itu memicu perdebatan dan komentar yang kurang menyenangkan, sehingga salah satu anggota dikeluarkan dari grup dengan maksud meredam perselisihan agar tidak meluas. Situasi ini kemudian memicu unggahan di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa anggota tersebut mendapat perhatian dari salah satu anggota Bamus Nagari Kuranji Hulu terkait keanggotaannya di TP PKK, dan kabar itu pun menyebar luas di tengah masyarakat.
Merespons isu yang beredar, tim media langsung menelusuri kebenaran ke kantor Nagari Kuranji Hulu. Wali Nagari Kuranji Hulu, Salman Hardani, ST., Dt. Rajo Harimau, memberikan klarifikasi tegas bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa anggota tersebut tidak pernah diberhentikan oleh anggota Bamus, melainkan hanya dikeluarkan dari grup percakapan PKK semata-mata untuk meredam perdebatan yang sedang terjadi.
“Informasi yang beredar di media sosial mengenai pemberhentian salah satu anggota TP PKK oleh pihak Bamus itu sama sekali tidak benar. Ini hanyalah masalah kesalahpahaman internal saja. Saya selaku Wali Nagari Kuranji Hulu bertanggung jawab penuh atas penjelasan perihal masalah ini,” tegas Salman Hardani.
Ia berharap masyarakat dapat memahami kebenaran fakta ini dan tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Pemerintah Nagari Kuranji Hulu tetap berkomitmen menjaga kekompakan TP PKK sebagai mitra strategis dalam pembangunan nagari, dan berharap seluruh elemen masyarakat tetap bersatu demi kemajuan bersama.*(Jeki — Pimred)
#Kuranji_Hulu #TP_PKK #Klarifikasi_Isu_Viral #Wali_Nagari_Kuranji_Hulu #Salman_Hardani

Posting Komentar