Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka

Tiga hari pencarian berakhir duka, balita di Padang Pariaman ditemukan meninggal di sungai. Wabup datang ke rumah duka dan menyalurkan bantuan.
Puluhan orang berdiri menghadap serong kiri
Situasi sat balita hilang ditemukan

Sanusantara - Pencarian Muhammad Helmi, balita berusia sekitar dua tahun yang dilaporkan hilang di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, berakhir tragis. Setelah tiga hari pencarian, korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai pada Sabtu pagi (24/10/2026).

Helmi ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 09.40 WIB di lokasi yang berjarak kurang lebih 200 meter dari titik awal kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka dan tiba sekitar pukul 10.16 WIB.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang. Kabar penemuan korban mengundang keprihatinan, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama jajaran pemerintah daerah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kunjungan itu juga menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga yang tengah menghadapi kehilangan.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman menyalurkan bantuan berupa sembako dan pakaian. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah musibah yang mereka alami.

Rahmat Hidayat menyampaikan duka cita atas meninggalnya Helmi. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan berat ini.

Menurut keterangan dalam informasi yang diterima, Wakil Bupati juga berharap keluarga dapat menjalani masa berduka dengan penuh keikhlasan. Dukungan pemerintah daerah diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.

Helmi dilaporkan hilang sejak Kamis sore (22/10/2026). Berdasarkan informasi awal, balita itu diduga hanyut ke sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya. Saat kejadian, ibu korban sedang mandi, sedangkan Helmi diketahui kerap bermain di sekitar tepian sungai.

Menindaklanjuti laporan itu, operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan nagari, serta masyarakat setempat. Seluruh unsur bekerja sama menyisir kawasan sungai untuk menemukan korban.

Proses pencarian menghadapi kendala akibat kondisi air sungai yang keruh. Meski demikian, petugas bersama warga terus melakukan upaya pencarian hingga korban ditemukan pada hari ketiga operasi.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui BPBD menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu pencarian serta evakuasi korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar sungai. Orang tua diharapkan memastikan anak-anak selalu berada dalam pengawasan orang dewasa guna mengurangi risiko kecelakaan serupa* (Red) #Balita_Hilang #Padang_Pariaman

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka
  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka
  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka
  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka
  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka
  • Balita yang Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, Wabup Sampaikan Duka

Posting Komentar